Cara Mengecat Motor Sendiri Yamaha Jupiter Z Livery Movistar Yamaha Motogp 2017

Halo sob, sudah lamaaa sekali saya tidak menulis artikel nih. Sudah berapa bulan ya, kayaknya artikel terakhir di bulan january kemaren deh. hehehe. Pada artikel ini, saya akan sharing ke kalian mengenai proses cara merepaint / mengecat body motor Yamaha Jupiter Z burung Hantu (Burhan) 2006 kesayangan milik saya. Selain sharing proses, tentunya saya juga akan memberikan beberapa cara maupun tutorialnya jika sobat juga ingin mengecat motornya sendiri ^_^ . . . Yang sobat perlukan hanyalah keberanian, niat, ketelitian, dan kesabaran agar hasilnya bisa maksimal. Yuk langsung saja simak artikel ini.

mengecat body motor jupiter z 2006 livery movistar yamaha motogp 2017

1. Alat, dan Bahan yang diperlukan.


Sebelum kita memulai pengecatannya, sobat sangat perlu mengumpulkan atau mempersiapkan alat tempurnya, apa saja alat tempurnya? Lumayan banyak juga lho sob, hehehe. Nah alat - alat yang saya pakai yaitu:



  1. Body Motor/ Tebeng yang akan sobat repaint/ cat
  2. Amplas, gunanya untuk menghilangkan sisa-sisa cat sebelumnya yang ada pada body/ tebeng motor sobat, dan juga untuk meratakan maupun menghaluskan permukaan media yang akan di cat.
  3. Sabun/ cairan pembersih, bisa digunakan untuk membantu proses pengamplasan, tentunya sabun/ cairan pembersih ini harus di mix/ campur dengan air loh ya hihihi. Selain berfungsi untuk membantu proses pengamplasan, sabun/ cairan pembersih ini tentunya dapat digunakan sabagaimana fungsi aslinya, yaitu membersihkan permukaan/ media body motor/ tebeng yang kotor sehabis di amplas.
  4. Ember, digunakan untuk menampung air yang sudah dicampur dengan detergen guna untuk proses pengamplasan.
  5. Cat Dasar/ Epoxy, fungsi dari cat jenis ini untuk memberikan daya lekat yang sempurna untuk pengecatan pada warna selanjutnya, dan juga sebagai warna dasar, agar warna lain yang akan diaplikasikan ke body motor terlihat sempurna/ solid, sehingga tidak memerlukan lapisan cat yang tebal.
  6. Cat Warna Utama, setelah di cat dasar tentunya sobat memerlukan warna cat yang sesuai dengan selera dan pilihan sobat sebagai warna utama/ warna dominan yang akan diaplikasikan ke body motor sobat.
  7. Spraygun, Penbrush, Kompresor. Ketiga alat ini sebenarnya opsional aja sob, kalian bisa saja menggunakan cat semprot kaleng seperti Pylox, Oxygen, RJ London, Samurai Paint (termasuk epoxy/ cat dasar, dan warna utama) jika sobat memang tidak memiliki ketiga alat yang saya sebutkan diatas, karena memang ketiga alat tersebut cukup menguras kantong, alias mahal
  8. Masking Tape/ Lakban Kertas, gunanya untuk membuat striping, tulisan, maupun melindungi bagian body motor yang tidak ingin di cat.
  9. Alat-alat Stationery seperti, pensil, gunting, penghapus, penggaris, jangka, cutter, cutting pen, lem kertas, cutting matt/ alas untuk cutting, pinset, dll jika dibutuhkan hehe.
  10. Cat Clear Coat/ Cat Transparan, gunanya untuk melapisi/ melindungi cat utama agar lebih awet dan terlihat mengkilap. Cat ini untuk proses akhir/ finishing.
  11. Rubbing Compound / Paste Wax, jika cat clear coatnya tidak begitu mengkilap atau terlihat masih kusam, sobat dapat menggunakan kedua benda ini untuk memoles body motornya agar terlihat lebih kinclong.
  12. Kuas cat, dan sikat. berguna untuk membersihkan sisa - sisa kotoran bekas pengamplasan dibagian body motor yang bersudut atau bagian yang sulit dijangkau oleh tangan.
  13. Autan, weh serius nih pake AUTAN? Iya sob, gunanya untuk menempelkan kertas foto kopi pada permukaan body motor yang akan dikasih tulisan tulisan.
  14. Kertas Fotokopi, pasti sobat pada bingung nih apa hubungannya sih antara AUTAN sama kertas fotokopi. Nah ternyata nih keduanya merupakan suami dan istri sob, eh bercanda sob hehehe. Gak . . . gak . . . guna dari keduanya adalah untuk membuat sablon air, nantinya kita bisa bikin tulisan tulisan yang sangat kecil sekalipun (tulisan yang tidak bisa dibikin menggunakan cutting pen karena saking kecilnya) menggunakan tekhnik sablon air ini hehe. Nanti deh saya jelaskan ya sob.
  15. Air, bisa digunakan untuk campuran sabun, membersihkan sisa-saia kotoran bekas pengamplasan, dan membantu proses sablon logo/ tulisan nantinya.
  16. HairDryer, berguna untuk mempercepat proses pengeringan


2. Proses Pengerjaan

- Pengamplasan

Sekarang kita menuju proses pengerjaannya sob, langsung eksekusi. Setelah tebeng/ body motor sobat sudah dilepas dari motor, langkah selanjutnya yaitu proses pengamplasan. Mengapa kita perlu mengamplas permukaan body motor sebelum di lakukan pengecatan? Sebab terkadang pada body motor terdapat goresan/ lecet akibat jatuh saat berkendara maupun menyenggol permukaan yang kasar seperti aspal maupun batuan kerikil, nah goresan ini ada yang cukup dalam dan ada yang tipis, jika tidak diamplas, maka hasil pengecatan akhir akan terlihat tidak bagus, so disnilah kita perlu mengamplas permukaan body motor terlebih dahulu.

tips memilih jenis amplas

Di samping untuk menghilangkan bekas goresan maupun lecet, amplas berguna juga untuk menghilangkan lapisan cat aslinya, sebenernya kalo saya sendiri sih tidak sampai menghilangkan keseluruhan warna cat aseli, sebab akan makan waktu cukup lama, Sobat cukup hilangkan saja lapisan clear aselinya, dan kemudian langsung ke proses pengecatan lapisan dasar/ epoxy.

Untuk merek amplasnya sobat bisa memakai merek apa saja, namun untuk menghilangkan cat aselinya sobat perlu mengamplas body motor tersebut menggunakan amplas yg kasar terlebih dahulu, setelah itu baru deh diamplas menggunakan amplas yang halus. Agar proses pengamplasannya aman dan lebih mudah, sobat dapat menggunakan air dan sabun pada setiap gosokan sobat. Penggunaan air sabun ini agar proses ngamplasnya lebih mudah, dan sobat terhindar dari debu bekas amplas yang beterbangan di udara.


- Pencucian / Pembersihan

Setelah ngamplasnya dirasa cukup, sekarang saatnya body motor sobat dibersihkan dengan dicuci menggunakan air sabun yang baru, gunakan busa spon maupun kain yg halus untuk membersihkan sisa sisa kotoran bekas pengamplasan, untuk membersihkan bagian yang bersudut-sudut, sobat bisa menggunakan sikat gigi, maupun kuas cat. Setelah semua body motor dicuci bersih, tinggal mengeringkannya, pertama - tama sobat bisa menghilangkan bekas airnya menggunakan kanebo, kemudian baru dijemur diterik matahari selama beberapa menit, agar body motor sobat kering sempurna, dan tidak ada sisa sisa air yang tertinggal sebelum dilakukan pengecatan dasar.

proses pengamplasan body motor

Nah body motor jupiter z burhan saya sudah selese dicuci sob, tinggal proses pengecatan dasar. Seperti sobat lihat pada gambar diatas, cat sebelumnya yang ada pada body motor saya tidak semua saya amplas, hanya bagian yang lecet dan tergores saja yg saya hilangkan catnya sampai kelihatan plastik hitamnya hehe. Kalau sobat mau ngamplas keseluruhan cat aseli/ cat sebelumnya sih gak papa sob, itu akan lebih bagus lagi, tapi pastinya akan menguras banyak tenaga hehehe.


- Pengecatan warna dasar / Epoxy

Merek cat yang saya pakai untuk proses pengecatan dasar adalah, Huber. Cat ini memiliki warna abu-abu, dan memerlukan hardener agar cat dasar ini bisa kering. Cat ini bisa disebut juga dengan cat Epoxy, karena fungsinya yang dapat menutupi permukaan body motor yang tidak rata/ atau terdapat lubang berbintik-bintik kecil. Cat ini juga memiliki daya rekat yang cukup lumayan terhadap permukaan plastik, sehingga akan menjamin kekuatan dan keawetan lapisan cat utama.

cat dasar epoxy merek huber dan samurai paint uc h210 warna abu abu

Saya menggunakan cat ini karena alat yang saya gunakan adalah spraygun dengan sumber angin yang didapat dari mesin kompresor, namun apabila sobat tidak memiliki spraygun dan kompresor, sobat dapat memakai cat semprot kaleng merek Samurai Paint, bisa sobat dapatkan di toko cat terdekat di tempat sobat berada, hehe. Pilih cat semprot kaleng samurai paint yang fungsinya sebagai cat dasar/ epoxy khusus untuk body motor plastik ya sob. Kode catnya kalo gak salah UC H210*.

cat dasar warna abu-abu merek huber

Proses pengeringan untuk lapisan dasar kurang lebih setengah harian sob, jadi memang harus bener-bener kering sob, biar hasilnya maksimal tentunya. Oiya terkadang cat dasar ini masih meninggalkan permukaan yang cukup kasar pada body motor, maka sebaiknya lakukanlah proses pengamplasan sekali lagi menggunakan amplas yang halus saja, jika permukaannya dirasa sudah cukup halus, cuci kembali dengan air sabun dan bilas hingga bersih, dan keringkan kembali.


- Pengecatan Warna Utama

Akhirnya sampai ke warna utama yang akan menjadi warna dominan dari warna motor kita sob. Untuk catnya saya memakai merek Penta, dengan kode warna 58015, kalo gak salah warna ini namanya "Deep Purplish Blue" yaitu warna team movistar yamaha motogp hehehe. Semua cat yang saya pakai pada proses pengecatan ini memakai jenis cat mobil atau cat jenis PU (Polyurethane). Saya belinya ngecer sob, kalo saya gak salah inget sih kemaren belinya sekitar setengah liter, dapet dua wadah cat berukuran kecil.


Namun bagi sobat yang tidak menggunakan spraygun dan kompresor, sobat bisa memakai cat dari samurai paint yang memiliki warna sama dengan warna cat PU merek Penta saya, bilang aja ke penjualnya nyari warna "Deep Purplish Blue" (Jika sobat menginginkan warna yang sama dengan saya).


Untuk pengecatan warna utama saya hanya menghabiskan satu wadah cat saja, wih irit ya sob. Makanya sob itulah pentingnya memakai cat dasar terlebih dahulu sebelum mengecat ke warna utama, tentunya akan lebih cepat menjadi solid warnanya dan tidak boros cat, karena tidak perlu menyemprotkan catnya berlapis-lapis. Cukup 1 atau 2 lapis saja, hehe sama aja ya berlapis lapis? wkwkwkw. Tunggu kurang lebih selama sehari semalem agar cat bener bener kering sempurna. Di bawah ini adalah gambar hasil pengecatan warna birunya sob, maaf nih sob ga semua body/ tebeng motor ke fotok hehe.



- Proses Pembuatan Striping, tulisan, dan Livery_nya

Setelah cat warna birunya kering sempurna, sekarang saatnya kita memberikan Livery, striping, maupun tulisan ke body motor yang masih polos. Proses ini sangat memakan waktu banget sob, dan kerumitannya memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi jika tidak sabaran hehe, ya kalo sabar pasti bisa lah yaaaa sob, jangan grusa grusu, intinya santai aja ngerjain striping/ livery nya hehe.

Ada dua metode yang bisa sobat pakai untuk membuat striping/ livery, pertama yaitu dengan menggunakan stiker yang sudah dicutting sedemikian rupa kemudian tinggal ditempelkan ke body motor, wiiih gampang sekali dan praktis tentunya. Iya gampang kalo striping stickernya dibuat dan dicutting oleh mesin khusus cutting dengan memakai komputer sob, namun jika cuttingnya pake tangan? tentunya bakalan ribet, susah, lama. Sedangkan metode yang kedua adalah membuat striping atau livery dengan menggunakan cat (bukan cutting sticker), weew mang bisa? striping motor pabrikan aja gak pake cat kok?? Eits, bisa bisa aja sob, apa sih yang gak bisa didunia ini hihihi.

Nah jika kita mau bikin ntah tulisan, striping, atau livery dengan media cat, maka kita terlebih dahulu harus membuat mal, cetakan, atau stensilannya sob. Mal, cetakan, atau stensilannya bisa sobat bikin sendiri manual pake tangan dengan menggunakan jasa cutting pen, atau bisa memesannya di toko percetakan atau pembuat sticker dengan bantuan proses komputerisasi (mal/ cetakan catnya berupa seperti sticker juga yg disebut Oracal). Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan menggunakan mal atau cetakan dari oracal adalah, hasilnya sudah tentu lebih rapi dan simetris, sesuai dengan desain yang ada pada komputer, dan proses pengecatan menggunakan oracal ini lebih cepat sedikit dibandingkan cara cutting tangan manual. Kekurangannya, terkadang untuk bidang permukaan body motor yang memiliki sudut lengkungan ekstrim, oracal ini susah untuk dibentuk lekukan tempelannya (kurang elastis). Bahan plastik oracal ini seperti solid banget, jadi untuk bidang yang datar dan memiliki lengkungan yg tidak terlalu ekstrim masih bisa di handle oleh oracal ini.

Kelebihan menggunakan Cutting Pen Manual, untuk menggunakan cara ini mal atau cetakan stensilannya bisa terbuat dari kertas manila, maupun memakai masking tape/ isolasi kertas. Saya sangat merekomendasikan memakai isolasi kertas atau masking tape saja sob dibandingkan dengan memakai kertas manila, karena kertas manila/ kertas karton cuma bisa dipakai dibidang yang datar saja, sedangkan masking tape/ isolasi kertas sangat fleksibel bisa mengikuti setiap sudut permukaan benda yang akan di cat dan tentunya memiliki perekat.


# Membuat Striping Khas YAMAHA

Terus bagaimana donk caranya agar kita bisa bikin tulisan atau motif liverynya, masa iya kita harus gambar/ bikin sketsa dulu di masking tapenya?? Eits, kalo jago nulis sama ngegambar kenapa enggak? Ya to?? Hehehe. Gak gak sob, kalo gambar sendiri itu terlalu lama, dan hasilnya tentu gak sebagus tulisan dari mal/ cetakan oracal (jelas donk hehe), tangan VS komputer pasti jauh, apalagi kalo tulisan tulisannya kicil bingiiiit . . .

Jadi, agar kita bisa menggunakan masking tape/ isolasi kertas sebagai mal, sobat butuh yang namanya Cutting Matt (alas cutting), Lem Kertas, dan Kertas foto kopian/ kertas hasil print komputer yang sudah ada tulisan atau desain stripingnya. Tempelkan masking tape/ isolasi kertasnya ke cutting matt, susun sesuai ukuran panjang dan lebar kertas fotokopiannya ya, selanjutnya oleskan lem kertas ke kertas fotokopian lalu tempelkan pada masking tape yang sudah menempel pada cutting matt, ilustrasinya seperti gambar di bawah ini sob, biar lebih jelas hehe.


Untuk ngecat stripingnya saya pakai bantuan penbrush sob, sobat juga bisa menggunakan cat semprot kaleng biasa, namun dengan syarat seluruh bagian body motor yang tidak ingin kena cat harus ditutup kertas koran, semprot dengan jarak yang cukup (jangan terlalu dekat), semprotnya tipis-tipis ya sob, harus hati-hati, jangan ketebelan, nanti mrembes catnya hehe.

Oiya ada tips dari saya untuk mengatasi cat nya ngerembes di masking tapenya, selain sobat harus mengecat dengan semprotan yang tipis dan halus serta menjaga jarak, sobat juga perlu menekan nekan mal/ cetakan masking tapenya dengan menggunakan cangkang atas pada kuku sobat secara hati-hati dan pelan pelan, hal ini berguna agar lem pada masking tape nya menempel dengan sempurna, cek setiap sudut maupun sisi sisi cetakan mal dari masking tapenya, jangan sampai berongga, sebab kalo ada yang berongga sudah pasti cat akan merembes masuk dan hasil pengecatan pun tidak bagus.

Striping belakang yang saya buat ini merupakan ciri khas dari striping Yamaha, dan juga dipakai di team Movistar Yamaha motogp 2017, tapi kayaknya masih ada yang kurang ya sob, oh iya ada garis hitam keabu-abuan di atas dan di bawah stripingnya. Untuk membuat garis tersebut saya tidak menggunakan kertas foto kopi lagi sob, melainkan hanya coba - coba saja membuat garis yang mirip dengan aselinya. Di sini saya membutuhkan potongan masking tape yang sudah dipotong memanjang dengan lebar yang cuma setengah cm saja, kenapa kecil sekali lebarnya sob? Fungsinya agar fleksibel dan mudah di bikin lekukan.


Ada dua buah garis berwarna hitam ke abu-abuan yang letaknya ada di atas dan dibawah striping yang berwarna putih. Kebetulan saya tidak memiliki cat warna abu-abu, jadinya saya ngoplos deh antara warna putih dan hitam, jadilah warna hitam ke abu-abuan. Oya sob, untuk warna oplosannya cuma bisa di aplikasikan ke penbrush, jika sobat mengecat menggunakan cat kaleng semprot, maka sobat harus cari warna yang sesuai di toko catnya, karena cat semprot kaleng tidak bisa dioplos tanpa menggunakan penbrush.


Akhirnya striping body belakang jupiter z burhan saya sudah selesai, tinggal bikin tulisan dan logo dari Movistarnya.Duh panjang banget ya sob artikelnya, tangan dan mata udah pegel banget nih, hawanya juga bikin ngantuk, dingin-dingin gimana gituuh . . . wkwkwkw.


# Membuat Logo dan Tulisan MOVISTAR

Untuk membuat logo Movistar dan tulisan Movistar hampir sama pengaplikasiannya seperti pembuatan striping, sobat tinggal siapkan cutting mat/ alas cuttingnya, lalu tempelkan masking tape ke cutting matt, tempelkan lagi kertas foto kopian yang ada logo sama tulisan movistarnya menggunakan lem kertas ke masking tape, tunggu hingga lem kertasnya kering, baru lakukan cutting manual menggunakan cutting pen secara hati-hati, teliti, dan sabar.


Memang jika kita tidak terbiasa melakukan cutting pada tulisan ataupun gambar, hasilnya masih kurang bagus, namun itulah prosesnya, semua keahlian pasti diawali dengan proses belajar, meskipun pada awalnya gagal dan hasilnya kurang baik tetapi pengalaman sudah didapatkan, sehingga dapat menambah skill dan wawasan. hehe

Terlebih dahulu saya mengecat tulisan "Movistar"nya dengan warna putih, baru lanjut ke logo M_nya saya cat juga dengan dasaran warna putih, baru setelah itu ditimpa dengan warna Yellow Fluo khas warna si Mbah Rossi, dan terakhir warna yellow fluonya ditimpa lagi dengan warna hijau fluo, tapi tipis-tipis saja cob jangan sampe warna kuning fluonya hilang sepenuhnya. Setelah selesai membuat logo dan tulisan Movistar pada bagian tebeng belakang motor, selanjutnya kita buat lagi logo M Movistar yang lebih gedhe pada bagian tebeng depan motor.


Prosesnya semua sama, cuma ukurannya saja yang berbeda sob. Kalau sebelumnya ukurannya mini, ya lumayan mini, kali ini JUMBO buoook . . . Lebye nee hehehe. Pengerjaan cutting meng_cutting untuk ukuran mal yang lebih besar seharunya lebih mudah, karena jari dan tangan kita leluasa meliak-liukkan cutting pen ke segala arah, hehe.


# Mengecat Body / tebeng belakang bagian bawah ( Di bawah Ekor)

Rencananya nih sob, tebeng/ body motor bagian belakang mau saya bikin dual layer, alias dua warna. Jadi warnanya dominan biru, sama sedikit list warna hitam pada bagian bawah ekor tebengnya. Pengecatan warna hitam ini untuk menimbulkan kesan runcing dan nungging pada Jupiter Burhan kesayangan, rasanya agak kurang pas saja jika gak dual layer. Selain membuat ekor jadi terlihat lebih runcing dan nungging, nantinya pada bagian bawah layer warna hitamnya akan saya kasih tulisan/ logo para sponsor team movistar yamaha menggunakan tekhnik sablon aer.


Pengecatan layer warna hitam ini sangat mudah, tinggal ngikutin lekukan yang ada pada ekor jupiter z nya, saya memakai potongan masking tape panjang untuk membuat pola garis lurusnya. Kemudian tinggal saya cover bagian ekor tebeng yang tidak boleh terkena cat menggunakan masking tape.


# Membuat Logo dan Tulisan Monster Energy

Untuk membuat logo dan tulisan dari Monster Energy lumayan agak merepotkan sob, soalnya logo dan tulisan tersebut akan saya bikin seperti efek terpotong, karena memang tebengnya gak muat sama tulisan Monster Energy nya hehehe. Jadi saya harus bikin logo dan tulisannya seperti dua kali kerja. Selain letak logo monsternya nya ada di tebeng bagian depan (sisi kanan dan kiri), pada bagian ujung slebor juga terdapat logo yang sama.

Sebelum kita memulai mengecat logo dan tulisannya, terlebih dahulu kita bikin garis khayal menggunakan penggaris dan pensil, fungsinya tentu sebagai sketsa / corat coretan sebelum dilakukan pengecatan yang fix, takutnya nanti gak simetris garisnya kalo langsung di cat tanpa menggunakan garis khayal. Contohnya seperti pada gambar dibawah ini sob:


Setelah dirasa cocok dan fix dengan garis khayalnya, saatnya memberikan background berwarna hitam untuk logo dan tulisan monster energynya, seperti yang sobat ketahui bahwa logo dan tulisan dari Monster Energy memiliki background berwarna hitam.


Setelah background hitamnya terbentuk, sobat tinggal siapin cat warna silver, dan kuas-kuasin tuh cat silvernya pake kuas lukis ke setiap sisi bagian bawah background hitam, bikin ngasal aja, gak dibutuhkan kerapian pada point ini hehe, soalnya livery aselinya juga seperti lukisan cat kuas yang abstrak. Kali aja memang benar adanya, hehe. Ok, sudah? wkwkw. Sekarang kita siapkan mal cetakan tulisan dan logo dari monster energynya. Oiya jangan lupa juga sob, untuk ngecat garis putih dengan efek ngeblur pada bagian sisi atas background hitamnya. Hehehe biar mirip sama livery movistar motogp aselinya hihihi.


Mirip dengan logo Movistar, logo dan tulisan Monster juga harus diberi cat dasar warna putih terlebih dahulu karena warna selanjutnya adalah kuning fluo, kemudian berlanjut ke hijau (merupakan warna terang). Pengecatannya dilakukan tipis-tipis saja ya sob, biar gak meluber/ ketebalan catnya, dan inget kembali bahwa jarak pengecatan juga jangan terlalu dekat.


Akhirnya logo dan tulisan monster energy pada tebeng bagian depan telah selesai, sekarang tinggal logo monster yang ada di bagian slebor depan. Sama seperti proses sebelumnya, sobat harus bikin background berwarna hitam lagi, tapi untungnya cuma bikin satu saja, gak harus banyak. hihihi.


Sebelum pengecatan background hitam untuk logo monsternya, terlebih dahulu sobat bikin sketsa garis khayal kembali pada bagian moncong slebornya, pastikan bahwa background tersebut nantinya simetris dan center, tidak miring-miring, setelah itu gunakan potongan masking tape panjang untuk membuat pola background hitamnya, jangan lupa juga untuk menyiapkan kertas yg ada logo monsternya guna membuat sketsa logo monster menggunakan pensil, fungsinya sama seperti garis khayal, yaitu agar logo monsternya bisa pas posisinya. Sekarang tinggal lakukan pengecatan deh, tunggu hingga background hitamnya benar-benar kering.

Selanjutnya tinggal cutting logo monster yang ada pada cutting matt, lalu tempelkan ke background hitam yang telah kering, gunakan cangkang kuku sobat untuk menekan masking tapenya agar lemnya menempel dengan sempurna, tidak ada rongga. Warna pertama tentunya adalah warna putih, kemudian ditimpa dengan waran kuning fluo, terakhir kita tinggal bikin efek hijau fluonya, hijaunya tipis-tipis aja, jangan ketebalan dan full menutupi warna yellow fluonya, jika pengecatannya sukses, maka akan tampak seperti pada gambar diatas, sisi pojok bawah sebelah kanan, terlihat seperti dua warna kan sob, antara warna kuning fluo dan hijau fluo.

(Mungkin bagi sobat yang tidak menggunakan penbrush, untuk membuat logo monster dengan dua warna seperti gambar diatas cukup susah, karena semprotan cat kaleng terlalu lebar dan menyebar, sehingga cukup sulit untuk membuat dua warna, saran saya sih warna hijau fluonya dibikin tipis tipis aja sob, ato kalo gak sobat bisa gunakan kuas lukis).


# Membuat Garis / Striping dengan Efek Blur

Pada motor Movistar Yamaha dengan livery tahun 2017, sobat bisa lihat pada striping bagian depan wind shieldnya seperti berbentuk garis lurus, namun mlengkung keluar dengan efek bayangan blur. Striping ini berbeda dengan livery team movistar yamaha tahun lalu, jika tahun lalu terlihat seperti petir, kali ini berupa garis sederhana. Garis striping ini bisa sobat temui pada windshield, tebeng samping kanan dan kiri diatas logo monster energy, slebor depan, dan di ekor belakang motor Yamaha YZR M1 milik Mbah Valentino Rossi dan Dek Maverick Vinales.


Karena saya belum banyak berpengalaman di bidang airbrush, maka hasilnya tidak bagus, hehe. untuk membuat efek blur berbayang ini, saya perlu dua kali proses pengecatan. Pengecatan pertama untuk membuat garis putih tanpa bayangan, sementara pengecatan yang kedua kalinya barulah membuat efek bayangan blurnya. hihihi.


# Pengecatan tebeng bagian bawah dengan warna merah khas logo ENEOS

Pada beberapa seri motogp yang telah berlalu, team movistar yamaha sering berganti warna pada body/ tebeng bagian bawah, seringnya sih make warna biru, namun di beberapa seri motogp tertentu warna body tebeng bagian bawah motor berwarna merah semi orange, ternyata warna merah tersebut merupakan background dari logo ENEOS (Perusahaan minyak Jepang). Saya sendiri lebih suka yang berwarna merah menyala tersebut sob, karena terlihat keren banget dan lebih mencolok dibandingkan hanya berwarna biru.


Sebenernya saya ada sedikit kesalahan pada warna merah ini, seharusnya warnanya lebih agak merah keorange-orangean, mirip sama warna tanda panahnya, tapi ya sudahlah gakpapa, soalnya waktu ngerjain warna merah ini pas malem, jadi agak buta-buta warna dikit hihihi . . . . dan juga sebenernya ada semacam motif seperti bola api melingkar seperti yang ada pada logo ENEOS, tapi karena sudah malem jadi saya males bikinnya. hihihi, maafin ya sob.


# Membuat tulisan Yamalube, Blue Core, ENEOS, Jupiter Z, dan YAMAHA

Pernah terlintas dipikiran saya sob untuk menggunakan stiker saja pada tulisan tulisan yang berukuran kecil (sebenernya gak terlalu kecil), tapi hati ini rasanya gak puas kalo pake sticker, saya pikir nanggung, soalnya semua logo yang sudah dikerjakan make cat, jadi langkah baiknya jika semuanya memakai cat, dan bukan stiker maupun water slide decal.


Untuk pengerjaan mal/ stensilan cutting manualnya cukup memakan waktu, tenaga, dan pikiran sob, hehe. Pengerjaannya harus pelan-pelan, hati-hati, jangan sekali kali ngantuk, karena bisa jelek banget hasilnya nanti. Jika sobat ada yang bertanya, kenapa gak make oracal aja?? Jawabannya adalah, masih males mau ke tempat percetakannya sob, harus ngedesain tulisannya juga pake corel/ potosop, saya mah gak bisa make program gituan, hihihi. Jadi, selama masih nyaman make cutting manual ya saya akan kerjakan terus make cutting manual, tetapi jika ingin mendapatkan hasil yang lebih rapi sudah seharusnya memakai oracal, hehe.

Stensilan/ mal pertama yang akan saya kerjakan adalah tulisan dari "Jupiter Z", waktu kemaren sempet kesusahan nyari logo tulisannya di internet, banyakan adanya yang low resolution foto logonya, tetapi akhirnya setelah mencari sekian lama ketemu juga yang versi HD nya, mang pelem? Hahaha. Di tebeng motor saya, saya kasih 2 buah logo tulisan Jupiter z, di tebeng bagian kanan dan kiri sob.

Logo Jupiter Z ini akan saya sematkan di motor saya juga (biar mirip logo YZR M1 di motor si mbah), letaknya nanti berada di tebeng depan sisi atas berdekatan dengan logo Movistar, untuk pengerjaan cutting manualnya cukup gampang si sob, soalnya bentuk lekukan huruf-hurufnya gak simetris, jadi salah cut dikit gak terlalu jeleklah nanti hasilnya kalo sudah di cat.

Oiya sob, setiap mal/ stensilan yang saya pakai untuk mengecat masih tertempel kertas foto kopiannya, kertas foto kopian tersebut bisa membantu untuk mempertahankan posisi dan kepresisian dari mal masking tapenya, jadi serasa lebih kokoh karena masih ada kertas fotokopiannya, namun jika sobat ingin menggunakan mal/ stensilannya di bidang yang memiliki lekukan tajam, kertas fotokopiannya dilepas aja, biar mal masking tapenya elastis, bisa di lekuk lekuk sesuai selera.

Stensilan kedua yaitu logo "YAMALUBE", namun untuk foto dokumentasinya ndak ada sob, maklum prosesnya kelewatan, saya cuma bisa kasih foto tulisan Yamalube yang sudah jadi, oya logo Yamalubenya semua berjumlah 4, untuk tebeng depan bagian atas dan tebeng bagian bawah yang berkelir merah ENEOS, nah di logo Yamalubenya kan ada garis-garis tuh, saya bikinnya belakangan soalnya garisnya agak susah di cutting kalo pake cutting pen, takutnya garis-garisnya menceng, dan gak presisi.

Untuk membuat garis-garisnya saya ukur manual, cuma ngira-ngira saja ukurannya, saya bikin sketsa garisnya langsung di masking tape yang sudah menempel di cutting mat nya, kemudian cuttingnya saya membutuhkan bantuan dari penggaris dan make cutter besar, biar potongan garis yang saya buat bener-bener lurus, gak menceng.


Warna dari garis-garis Yamalubenya itu sebenarnya bukan putih kayak logo Yamalubenya loh sob, melainkan warna silver chrome, tapi ntah di kamera saya kok hasil fotonya jadi putih gitu sama kayak logo Yamalube, hehe.

Stensilan/ Mal yang ketiga adalah logo ENEOS, jumlah logo ENEOS yang akan saya cat ada 4 juga, sama seperti logo Yamalube, posisinya juga sama, ada di tebeng depan bagian atas dan tebeng yg berkelir warna merah dibagian bawah, sisi kanan dan sisi kiri. Namun untuk logo ENEOS yang bagian bawah saya bikin ukurannya lebih besar dibanding yang atas. Pembuatan logo ENEOS ini sangat mudah sob, dibandingin ngebuat logo Yamalubenya, hehe. mungkin karena jarak antar hurufnya sedikit lebih renggang dibanding logo Yamalubenya, makanya lebih mudah cuttingnya.


Seperti yang sobat lihat pada gambar, logo ENEOSnya terpotong, karena logonya memang kegedean (sengaja hehe), maka saya perlu membuat logo ENEOS lainnya ditebeng bagian dalem untuk huruf ENEOS yang hilang, untuk penampakan hasilnya, bisa sobat lihat pada gambar paling pertama diawal artikel, atau bisa sobat lihat nanti di postingan artikel paling bawah.

Stensilan/ Mal yang keempat adalah Logo Yamaha, logo ini cuma saya bikin satu sob, padahal sebenernya ada lebih dari satu kalo ngikutin motor YZR M1 si mbah, berhubung kemaren dah buru-buru pas ngerjain gambar dan logo-logonya di rental komputernya, ya sudahlah mungkin bisa disusulkan besok-besok hehe. Leetak logo Yamaha yang saya buat ini cuma di slebor depan bagian ujung sob.


Masih banyak sih logo yang gak sempet saya bikin sob, seperti logo Abarth, Semakin Di depan, Revs Your Heart, logo rossifumi warna kuning yg seperti huruf jepang, michelin, dan mungkin masih bnyk yg lain hehe. Pokoknya logo yang lain nyusul deh, stiker gak papa kali ya, tp masih bimbang juga, mending cat apa stiker ya. huuuuuuuuuuu.

Stensilan/ Mal yang terakhir yaitu logo Blue Core sob, nah saya paling senang dan puas pas ngerjain logo Blue Core ini sob, karena memang pas pengerjaannya itu menyenangkan, kita nanti disuruh menimpa beberapa pola/ mal yang berbeda, karena memang warna dari logo Blue Corenya berbeda-beda sob.

Warna yang pertama sebagai background dan juga dasaran yaitu warna putih, kemudian warna putih itu ditimpa oleh warna lain yaitu warna biru, dan hitam, kemudian baru deh dibikin tulisan Blue Core nya, biar lebih jelas, sobat bisa lihat langsung penampakan gambarnya:


Nah gambar diatas pas masih proses bikin background putihnya sob, letak logo blue corenya saya bikin tepat di bawah logo ENEOS, kalo aselinya sih ada di bawah logo Yamalube kalo gak salah sob. Gak papalah, soalnya nyesuain sama body dari motor Jupiter Z ini hihihi.


Pada gambar diatas, saya sudah memakai mal/ stensilan yang berbeda dari mal pertama waktu pengecatan background warna putih sob, mal yang diatas untuk pengecatan warna biru pada logo Blue Core nya, setelah itu langsung saja kita timpa warna birunya dengan efek shadow/ bayangan warna hitam, tipis-tipis saja sob, seperti pada gambar diatas. Tinggal buka kertas mal nya deh, dan lihat hasilnya, sedikit lagi logo Blue Core nya jadi sob, hihihi.


Sekarang kita make mal/ cetakan stensil yang berbeda lagi dari sebelumnya sob, mal ini khusus hanya untuk pengecatan tulisan Blue Core. Jika sobat perhatikan gambar diatas, tulisan "Blue" memiliki warna putih, dan tulisan "Core" nya berwarna biru, tinggal terserah sobat mau mengerjakan warna yang mana dulu, biru atau putih, sama saja, yang penting jangan lupa pas saat ngecat salah satu tulisan, tulisan lain harus tertutup, biar gak ikut kena warna yang berbeda.


Humm, mungkin pengerjaan tulisan dan logo-logo diatas menggunakan mal/ stensilan cutting manualnya sudah cukup sampai disini, sekarang kita tinggal membuat logo sponsor pendukung dari team Movistar Yamaha, yang diantaranya ada RCB, Akrapovic, Beta, Magnetti Marelli, D.I.D, Michelin, NGK, 2D, dan lain-lain menggunakan metode sablon aer.


# Membuat Logo atau Tulisan menggunakan Metode Sablon Air

Berhubung masih banyak logo maupun tulisan yang belum saya kerjakan, terutama logo-logo para sponsor pendukung team Movistar Yamaha, yang kalo sobat pernah lihat atau jumpai tulisannya itu berada di bawah ekor motor YZR M1, alias diatas selebor belakang Yamaha M1 si mbah. Jika sobat perhatikan tulisannya ada yang huruf/ logonya besar, dan ada tulisan yang sangat kecil hurufnya, dan tentunya tidak bisa dibikin dengan cara mengcutting manual menggunakan cutting Pen, harus memakai Oracal atau water slide decal, bisa juga pake cutting sticker untuk lebih praktis dan gampangnya.

Tetapi berhubung, saya gak sempet ngurus semua itu di percetakan sticker, saya pilih cara yang bisa dan sudah biasa saya lakukan saat ini juga, yaitu membuat tulisan/ logo dengan menggunakan metode Sablon Air. Hehe sebenernya didunia persablonan gak ada yang namanya istilah Sablon menggunakan air, itu cuma penamaan akal-akalan dari saya saja sob.

Metode ini mengandalkan tinta hitam dari mesin fotokopi, kertas fotokopi, cat kaleng semprot warna clear/ transparan (saya sarankan pake merek Samurai Paint), dan AUTAN (lotion anti nyamuk). Loh kok nyeleneh alat tempurnya?? Bagaimana bisa bikin logo atau tulisan pake bahan-bahan tersebut?


Asal Muasal Munculnya Sablon Air

Metode ini saya temukan setelah melakukan beberapa kali ujicoba dengan berkali-kali kegagalan, pada waktu itu saya ingin membuat tulisan yang terbilang sangat kecil pada helm saya, tulisan itu adalah "Drudi Performance", ukurannya kalo gak salah hanya memiliki lebar setengah cm, dan panjangnya mungkin sekitar 5 cm, hurufnya kecil-kecil sangadh sob, saya berusaha mencari cara memeras otak bagaimana ya caranya bikin tulisan sekecil itu dengan hasil yang rapi, bagus. Kalau pake cutting manual pasti gak akan bisa, lah kecil e puoool sob, hhihi.

Waktu itu saya masih males mau mesen oracal/ water slide decal (eh sampe sekarang masih males juga dink), pengen cari cara lain yang lebih murah. Setelah hampir frustasi (lebai), kebingungan, beberapa hari kemudian pas ngebersihin helm hasil repaintnan sendiri (tapi masih belom di finishing sih karena masih mikirin cara bikin tulisan Drudi Performance tadi), saya nemuin noda hitam kecil di helm saya, waktu itu saya lihatnya dari kejauhan pas lagi istirahat sebentar dari aktivitas bersih-bersih helm, setelah saya deketin nodanya ternyata noda itu adalah huruf dari kertas skripsi saya yang saya jadikan sebagai cover pas melakukan pengecatan, hurufnya "a" terbalik. bisa sobat lihat penampakan hurufnya digambar ini:


Mungkin huruf itu menempel pada saat kondisi cat di helm saya belum kering alias masih basah, sehingga huruf yang ada pada kertas fotokopian skripsi saya menempel disitu, saya gak inget kertas fotokopiannya ikut nempel gak, karena waktu itu gak ketahuan noda hitam hurufnya. Dari situ saya kepikiran masa kecil sewaktu main sablon-sablonan make kertas fotokopi trus ditempelin ke kaos menggunakan autan agar tinta fotokopiannya berpindah ke kaos, kemudian disetrika biar tintanya lebih tebal menempel di kaos.

Apa jangan jangan dengan metode itu bisa diaplikasikan ya ke permukaan benda yang lebih solid atau keras, seperti besi dan plastik? Akhirnya dimulailah percobaan awal saya, saya coba oleskan kertas fotokopiannya pake autan lalu langsung saya tempelkan ke permukaan plastik, setelah itu saya biarkan beberapa detik, saya tekan-tekan, dan hasilnya? nihil sob, tinta fotokopiannya gak nempel semua, alias blur hasilnya, dan luntur. Ah coba lagi deh, sekarang lebih lama nempelnya tapi masih pake cara yang sama seperti diawal percobaan, pas dilepas lagi kertas fotokopiannya hasilnya juga sama, gagal.

Sekarang saya mencoba lagi tapi dengan make setrika, masih dengan cara yang sama seperti sebelumnya, sempet ragu apakah kalo pake setrika permukaan plastiknya gak rusak/ meleleh ya, udah ah dicoba aja, dan hasilnya ternyata sama juga. Sumpah sob pada saat itu saya frustasi banget, baru juga mencoba tiga kali udah nyerah hihihi. Akhirnya saya tinggalkan sob eksperimennya, nah setelah beberapa hari terlewati baru timbul keinginan untuk mencoba lagi.

Kemudian saya inget-inget kembali pas awal-awal nemuin noda huruf tersebut, dan bertanya pada diri sendiri bagaimana bisa ya huruf "a" itu nempel dengan gagahnya di helm tanpa memakai autan? Apa memang karena kondisi cat yang masih basah?

Akhirnya saya melakukan percobaan selanjutnya sob pake cat clear/ transparan dari samurai, medianya masih sama di permukaan plastik, terlebih dahulu permukaan plastiknya saya semprot pake cat clear, lalu kertas fotokopiannya langsung saya tempelkan ke permukaan plastik tersebut, setelah saya tekan-tekan kertasnya kemudian saya lepas kertas fotokopiannya, ternyata hasilnya lumayan dari sebelumnya sob, tapi permukaan plastik yg sudah di clear tadi jadi berantakan, karena kertas fotokopian yang ditempelkan tadi.

Wah kalo kayak gini masih belum sukses percobaannya, di pengujian selanjutnya saya biarkan cat clearnya mengering dulu baru saya tempel kertas fotokopiannya, hasilnya? yang ada kertas foto kopiannya gak menempel sob, wkwkwkw yaiya lah gimana bisa nempel kalo udah kering cat clearnya.

Seketika itu juga saya kepikiran untuk mengoleskan Autan ke kertas fotokopian yang gagal ditempelkan tadi, setelah dioleskan langsung saya tempelkan ke permukaan plastik yang sudah dilapis sama cat clear yang sudah kering tadi, saya tekan-tekan dan langsung saya angkat/lepas kertasnya, widiiihhh lumayan tebal sob tintanya, dan terlihat lebih rapi dari sebelumnya, meskipun masih ada sedikit yang luntur (asiiik, masih ada harapan ^_^).

Percobaan selanjutnya akan saya keringkan dahulu kertas fotokopiannya sebelum dilepas, ngeringkannya waktu itu pake radiasi panas dari setrika yang didekatkan ke kertas fotokopi yang menempel di permukaan plastik tersebut, setelah kertas fotokopiannya terlihat kering baru deh saya coba lepas, ternyata hanya sebagian kertas fotokopi saja yang bisa terangkat sob yaitu hanya di bagian lapisan atas, sementara lapisan kertas yang ada tinta fotokopiannya masih menempel. Duh jangan jangan salah lagi, gagal lagi nih.

Saya coba bersihkan sisa-sisa kertas fotokopiannya menggunakan air biasa dengan cara dioleskan sedikit demi sedikit pake jari tangan, alhasil secara bertahap sisa lapisan kertasnya bisa terangkat, dan mulai terlihat secercah cahaya dan harapan, bahwa tinta tulisan dari kertas fotokopiannya sudah berpindah ke permukaan plastik. Wiiiiihhhh senengnya hati ini sob. Akhirnya bisa juga bikin tulisan Drudi Performancenya di helm. hihihi . . . . Saya namain aja dengan istilah sablon air sob, karena menggunakan bantuan media air untuk proses sablonnya, hehe. 

Sebenarnya saya sudah membuat video tutorialnya di Youtube beberapa waktu lalu, bagi sobat yang ingin melihatnya bisa buka video youtubenya di bawah ini


Proses Sablon Air untuk Membuat Logo maupun Tulisan

Duuh panjang banget ya sob ceritanya, maaf-maaf. Sekarang kita lanjutkan ke proses pembuatan tulisan/ logo menggunakan tekhnik/ metode sablon aer diatas, yang sobat butuhkan tentunya sudah saya sebutkan di awal artikel yaitu tentunya kertas fotokopi dengan desain tulisan maupun logo didalamnya (oiya sob, tulisannya harus terbalik ya, kayak tulisan yang sobat lihat di cermin, mirip tulisan AMBULANCE yang terbalik), AUTAN, Air, Kuas Lukis, Cat Clear (mungkin bisa pake merek apa saja)


Biar lebih jelasnya sobat bisa lihat penampakannya pada gambar diatas, berhubung bagian tebeng belakang yang akan saya kasih logo dan tulisan berwarna hitam, maka tulisan yang ada di kertas fotokopiannya harus putih dengan background warna hitam.


- Membuat Background warna putih

Potong kertas fotokopiannya mirip seperti gambar diatas, lalu siapkan masking tape yang sudah ditempelkan ke cutting mat, jiplak ukuran kertas fotokopiannya ke masking tape menggunakan pensil, setelah sketsa garis kotaknya jadi kemudian bikin sketsa lagi didalam garis kotaknya, jarak antara garis luar dan dalam kurang lebih 3 atau 2mm.

Setelah itu cutting sketsa garis kotak yang bagian dalam tadi menggunakan cutter atau cutting pen, lalu tempelkan masking tapenya ke body/ tebeng motor yang berwarna hitam.


Background warna putih inilah yang nantinya akan menjadi tulisan ataupun logonya sob, kalo gak di backgroundnin nanti tulisan yang ada dikertas fotokopiannya gak akan kelihatan sob, jadi hitam polos donk, soalnya kan tulisan warna putihnya itu sebenarnya transparan/ cuma kertas, yang ada tintanya cuma warna hitamnya saja.

Makanya ukuran dari background putih tersebut harus lebih dari ukuran tulisan maupun logo yang ada di kertas fotokopiannya. Setelah cat putihnya kering, langsung lapis dengan cat clear transparan ya sob, kemudian tunggu hingga cat clearnya kering, baru sobat bisa lanjut ke proses selanjutnya.


- Menempelkan Kertas Fotokopi

Ini nih bagian asiknya sob, saatnya menempel-nempel. Siapkan kertas fotokopi yang sudah sobat potong-potong tadi, kuaskan AUTAN secara merata ke sisi kertas fotokopi yang ada tinta hitamnya, lalu tempelkan satu persatu ke permukaan background putih tadi, tempelkan secara perlahan, pelan-pelan dan hati-hati ya sob, usahakan sekali tempel sob, jangan digerak gerakkin kertasnya, nanti tintanya luntur lho, makanya sobat membutuhkan pinset guna mempermudah proses penempelannya.


Tekan-tekan perlahan kertas fotokopiannya, sambil oleskan lagi krim AUTAN nya dibagian atas kertas fotokopiannya, pokoknya sampai kertas fotokopiannya basah-sah, hehe, jika krimnya belepotan, gunakan tisu untuk mengusap dan membersihkan sisa-sisa krim yang belepotan tadi. Kemudian tunggu hingga kertas fotokopiannya benar-benar kering, sobat bisa pake hair dryer supaya lebih cepat pengeringan kertas fotokopiannya.


- Melepaskan Kertas Fotokopi dengan Air

Jika kertasnya sudah bener-bener kering, sekarang merupakan bagian yang paling menyenangkan yaitu melepaskan/ menghilangkan kertas fotokopiannya menggunakan bantuan media air. Sobat bisa pake jenis air apa saja, air putih, air mineral, air mentah, air sumur, air hujan, air liur, air tawar, hehehe.


Celupkan jari tangan sobat ke air lalu oleskan ke kertas fotokopiannya secara perlahan, usapkan pelan-pelan sampai kertas fotokopiannya rontok, hingga terlihat tulisan/ logonya. Lakukan satu persatu pada setiap logo atau tulisan, jangan sekaligus ya sob. Penekanan dalam melakukan pengusapannya jangan terlalu kencang, lembut-lembut saja, sebab nanti akan merusak tinta fotokopian yang sudah menempel ke permukaan tebeng plastiknya.

Sekarang background putih yang sobat cat tadi sudah berubah menjadi tulisan/ logo yang keren setelah ditempelkan kertas fotokopi. Langkah selanjutnya tinggal menunggu logo/ tulisan tersebut kering dari air. Setelah logo/ tulisannya kering akan terlihat kasar, seperti masih ada sisa sisa kertas yang belum rontok, tenang aja sob, biarin aja, jangan dibersihkan lagi, nanti sisa sisa kertas halus tersebut bisa dihilangkan pake amplas, tetapi sebelum diamplas, logo dan tulisannya harus dilapis cat clear dulu sob, kurang lebih 2-3 lapisan clear, tunggu hingga kering.

Untuk sementara bekas kertas halus yang masih tertinggal tadi sudah tersamarkan oleh clear, namun jika disentuh masih terasa kasar, nah sobat tinggal mengamplasnya menggunakan amplas yang halus ya, jangan amplas yang kasar. Amplas pelan-pelan sampai permukaan logo/ tulisannya terasa halus ketika diraba.


Setelah diamplas, sobat bisa lapis dengan cat clear lagi, agar hasilnya lebih bagus. Hasilnya bisa sobat lihat pada gambar diatas. Bagaimana menurut sobat? Metode dan cara yang sama juga saya terapkan pada logo maskot Michelin, yang ada di slebor bagian depan. Bisa sobat lihat pada gambar di bawah ini:


Karena males mau melakukan cutting manual pada logo maskot Michelinnya, akhirnya saya putuskan saja untuk menggunakan sablon aer ajah, hehehe . . . . . Nah secara overall/ keseluruhan seluruh pengecatan awal dan pengecatan detailnya sudah selese, tinggal proses finishing akhirnya sob. Untuk proses clear coatingnya saya memakai cat Clear PU Danagloss sob, bagi sobat yang memakai cat semprot kalengan (bukan spraygun), bisa memakai cat clear coat 2K yang dari Samurai Paint. Hasilnya sudah sangat bagus kok.


- Gallery Hasil Pengecatan


yamaha jupiter z burung hantu 2006































Yups, mungkin ini saja sob artikelnya, terima kasih banyak sudah mampir di blog ini, jangan bosan yah untuk datang kembali kesini. Nantinya akan masih banyak tutorial-tutorial menarik lainnya. Aamiin hehehe. Sebenernya ada rencana mau bikin videonya dan di upload ke youtube, namun sayangnya waktunya belum ada, jadi ditunggu aja ya sob video tutorialnya di Youtube, moga ja saya gak kelupaan hihihi. Sementara saya kasih video hasil pengecatannya aja deh, selamat menyaksikan . . . 


Apabila sobat ada pertanyaan seputar pengecatan yang ada di dalam artikel ini, jangan sungkan sungkan untuk memberikan pertanyaan pada kolom komentar yang sudah saya sediakan dibawah artikel ini, sobat bisa komen melalui Facebook, maupun akun Google sobat. Sekali lagi terima kasih banyak sudah mampir ya sob, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan membantu sobat yang ingin mengecat sepeda motornya sendiri hihihi ^_^ . . . . . 

Oya sob, mungkin sobat juga tertarik dengan artikel saya yang lain, sobat bisa kunjungi beberapa link artikel saya di bawah ini:

Cara Mengecat Ruji Sepeda Motor
Review Shock Breaker Kayaba Zeto Z VS YSS Top Up
Modifikasi Tampilan Yamaha MX King ala Livery Team Yamaha Motogp Tahun 2014
Cara Mudah Mengecat Shock Breaker Motor
Mengintip Cara Pembuatan Helm Valentino Rossi Soleluna 2016
Cara Memodifikasi Waterproof Case Yi Camera Agar Mirip Camera GoPro Hero 5

Ada juga video timelapse ketika saya mengecat helm full face KYT Vendetta 2 dengan motif Soleluna 2016 milik si mbah Valentino Rossi, sobat bisa langsung lihat videonya di bawah ini:




Sampai juga di artikel selanjutnya ya sob, tetep stay tune . . . . . . Oya, saya menerima saran dan kritiknya juga yah . . . hehehe
Comments
4 Comments

4 comments:

  1. ilmu yang sangat berharga sob.. maturnuwun. salam dari Pekalongan

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. tutorialnya keren dan detail mas..
    btw mau tanya mas..:
    1. harus pake tinta laser? kalau printer inkjet bisa ga?
    2. apakah bisa warna-warni tintanya? g harus hitam..
    3. kalau tanpa clear dl gbs ya mas?
    4. udh coba pake clear merk lain?

    dtunggu jawabannya mass.. terima kasih.. sukses selalu.. ^^

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar sob, dilarang komentar konten pornografi, sara, penipuan, kata kotor, sumpah serapah, dan judi. Terima Kasih